Menjaga Kesehatan Saat Hujan Melanda

44 Menjaga Kesehatan Saat Hujan MelandaMenjaga Kesehatan Saat Hujan Melanda bisa di lakukan dengan beberapa tips untuk membantu mempertahankan kesehatan kalian dalam beraktivitas.

Di musim hujan seperti ini, Kalian perlu melakukan metode untuk menjaga kesehatan badan. gangguan kesehatan yg dipicu oleh virus, bakteri, ataupun kelelahan karena padatnya aktivitas memang tak kenal musim.

Temperatur udara yg tidak menentu menjadi tantangan, terutama kita yg tinggal di daerah tropis, gangguan kesehatan yg umum terjadi adalah demam berdarah (dengue fever), pilek, dan flu. Maka itu, kesehatan badan perlu dijaga dengan baik saat musim hujan. Baca juga : Penyakit Saat Musim Pancaroba

Menjaga Kesehatan Saat Musim Hujan Melanda

Menjaga Kesehatan Saat Hujan sebenarnya bisa dilakukan dengan metode yg sederhana. Namun seringkali karena segudang aktivitas, kita kerap abai terhadap masalah kesehatan.

Salah satu gangguan kesehatan yg dapat menyerang saat musim hujan dan banjir adalah demam berdarah dengue. Nyamuk Aedes aegypti tersebut bertelur pada tampungan air bersih.

Penyebarannya secara mudah dari nyamuk Aedes aegypti, nyamuk betina yg telah terinfeksi virus dengue.

Virus tersebut berkembang di dalam badan nyamuk selama 8-12 hari dan dapat menularkan virus tersebut lewat gigitan dari satu orang ke orang lainnya. Demam berdarah hanya bisa ditularkan lewat nyamuk.

Tak hanya demam berdarah, musim hujan juga bisa menyebabkan penyebaran virus influenza dan rhinovirus penyebab pilek. Virus tersebut bisa secara mudah tersebar pada lingkungan tertutup.

Dengan demikian peluang penularan gangguan kesehatan dari satu orang ke yg lainnya akan tersebar lebih mudah. Virus bisa dilakukan melalui kontak fisik dan masuk ke sistem pernapasan.

Metode tepat menjaga kesehatan di musim hujan

Ketika sistem imunitas atau daya tahan badan berfungsi secara normal, ia akan mendeteksi substansi asing yg mengancam badan, seperti bakteri, virus, dan parasit. Daya tahan badan bekerja dengan menghancurkan “benda asing” yg menjadi ancaman.

1. Konsumsi guava atau jambu biji

Jambu yang di konsumsi langsung maupun telah di olah merupakan sebuahu metode yg baik untuk menjaga kesehatan tubuh kita pada saat musim hujan dan merupakan metode yg paling mudah untuk di lakukakn. Jambu biji mengandung vitamin C.

Kekurangan vitamin C bisa meningkatan potensi infeksi gangguan kesehatan. Maka dari itu, rutin mengonsumsi jambu biji yg kaya akan vitamin C akan membantu meningkatkan daya tahan badan, sehingga mencegah infeksi gangguan kesehatan seperti flu, batuk, dan pilek.

Jambu biji juga bersifat antimikroba, sehingga membantu badan membunuh virus dan bakteri yg menyebabkan infeksi. Oleh sebab itu, hal ii dapat memberikan berbagai macam kegunaan dalam badan kita pada saat cuaca di INdonesia sedang hujan, kalian bisa memakan maupun meminum jambu biji dengan teratur.

2. Berolahraga

Tetaplah berolahraga dan beraktivitas fisik sebagai metode menjaga kesehatan di musim hujan. Olahraga bisa meningkatkan sirkulasi darah, sehingga mendukung daya tahan badan bekerja sebagaimana mestinya.

Ada beragam olahraga yg menunjang kesehatan badan, seperti yoga, pilates, bersepeda, dan lainnya.

3. Vaksin influenza

Padatnya pekerjaan dalam keseharian menuntut Kalian agar tetap sehat selalu. Oleh karena itu, salah satu cara untuk melawan penyakit saat musim hujan adalah melakukan vaksinasi influenza. Terutama saat musim hujan yg kadang datang dan pergi sesuka hatinya, hal ini membuat berbagai macam penyakit dapat menyerang tubuh kita, terutama pada bagian saluran pernapasan kita.

4. Mencuci tangan

Karena penularan virus yg mudah melalui kontak fisik, jangan lupa untuk tetap menjaga kebersihan tangan. Cuci tangan hingga bersih untuk mencegah penyebaran kuman gangguan kesehatan. Kalian dapat menggunakan hand sanitizer ke mana pun Kalian pergi untuk meminimalkan risiko penularan gangguan kesehatan. Lakukan langkah sederhana tersebut sebagai metode menjaga kesehatan Kalian di musim hujan.

5. Konsumsi makanan bernutrisi

Makanan yg kaya akan mikronutrien bisa meningkatkan daya tahan badan. metode tersebut mampu menjaga kesehatan badan Kalian di musim hujan dan banjir.

Apabila badan kekurangan mikronutrien seperti zinc, selenium, zat besi, asam folat, serta vitamin A, B6, C, dan E, dapat memengaruhi penurunan daya tahan badan dan memudahkan gangguan kesehatan menginfeksi badan. Sertakan beragam jenis sayur dan buah pada makanan Kalian, sehingga daya tahan badan tetap terjaga dengan baik.

Merawat gangguan kesehatan Musim Hujan Seperti Penyakit Weil

Memasuki musim penghujan, sistem imun badan akan menurun dan membuat Kalian rentan terhadap berbagai gangguan kesehatan. Salah satu yg mesti diwaspadai di musim hujan seperti ini adalah gangguan kesehatan Penyakit Weil.

Kalian harus menyiapkan berbagai amunisi supaya kondisi badan tetap fit dan prima. Namun, bagaimana Apabila tanda dari Penyakit Weil telanjur muncul dan mengganggu aktivitas? Bagaimana metode mengobatinya? Yuk, cari tahu lewat ulasan berikut ini.

Apa saja tanda Penyakit Weil?

Penyakit Weil merupakan salah satu gangguan kesehatan yg sering muncul saat musim hujan. Untuk Penyakit Weil adalah gangguan kesehatan yg disebabkan oleh bakteri leptospira yg menyerang hewan dan manusia.

Penyakit Weil ditularkan ke manusia melalui kontak dengan air, tanah, atau lumpur yg terkontaminasi oleh urin tikus yg terinfeksi leptospira. Namun, infeksi tersebut tidak dapat ditularkan dari satu orang ke orang lain, jadi hanya dapat ditularkan oleh hewan yg terinfeksi saja.

Tanda dari Penyakit Weil tersebut biasanya muncul secara tiba-tiba, sekitar 5 sampai 14 hari setelah badan terinfeksi. Ketika bakteri leptospira berhasil masuk ke dalam badan, Kalian akan mengalami berbagai tanda Penyakit Weil yg meliputi:

  • Demam dan menggigil
  • Batuk
  • Diare, muntah, atau keduanya
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot, terutama di bagian punggung dan betis
  • Ruam pada kulit
  • Mata merah dan iritasi
  • penyakit kuning

Meringankan tanda Penyakit Weil

Kebanyakan kasus Penyakit Weil yg ada di Indonesia termasuk Penyakit Weil ringan. tanda Penyakit Weil ringan biasanya bisa diobati dengan pemberian antibiotik, seperti doxycycline atau penicillin, untuk meredakan gejalanya.

Apabila Kalian mengalami nyeri otot dan demam terus-terusan, dokter mungkin juga akan memberikan ibuprofen yg harus diminum rutin. Dengan obat-obatan tersebut, tanda Penyakit Weil biasanya akan berangsur-angsur menghilang dalam waktu kurang lebih satu minggu.

Akan tetapi, tanda Penyakit Weil yg tidak segera ditangani juga dapat berkembang menjadi parah, lho. Infeksi bakteri leptospira bisa menyebar ke bagian badan lainnya dan memicu gagal ginjal, gagal hati, gangguan pernapasan, hingga meningitis.

Semua penanganan yg diberikan dokter tergantung dari organ mana yg terinfeksi. Apabila bakteri yg di sebut dengan leptospira ini telah mengontaminasi saluran pernapasan, maka maka penderitanya harus menggunakan alat bantuan pernapasan agar hidupnya tidak terancam.

Sedangkan Apabila memengaruhi ginjal, pasien mungkin memerlukan dialisis alias cuci darah supaya fungsi ginjalnya tetap normal. Secara umum, pasien Penyakit Weil dianjurkan untuk rawat inap selama beberapa minggu hingga berbulan-bulan, tergantung dari keparahan gejalanya. Dan itulah beberapa tips untuk Menjaga Kesehatan Saat Hujan dan tidak mengganggu kita dalam beraktivitas.