Penyakit Saat Musim Pancaroba

37 Penyakit Saat Musim PancarobaPenyakit Saat Musim Pancaroba biasanya terjadi saat perpindahan musim, dan bisa terjadi oleh semua orang di segala umur.

Musim pancaroba adalah musim dimana terjadinya pergantian musim antara musim hujan dengan musim kemarau. Contohnya seperti pada saat bulan maret dan april yang merupakan perubahan musim hujan ke kemarau.

Musim pancaroba terkenal dengan berbagai kejadian alam seperti:

  • angin kencang
  • hujan yang tiba tiba turun deras tetapi tiba tiba berhenti
  • terjadinya puting beliung
  • angin yang berhembus panas
  • dan juga arah angin tidak menentu.

Bagaimana perubahan cuaca bisa menyebabkan penyakit-penyakit tersebut? Baca juga: Gejala Penyakit HIV Pria Yang Menyusahkan

Macam – macam Penyakit Yang tidak jarang Menyerang Saat Musim Pancaroba

Asma

Serangan asma terjadi karena saluran angin yg mengalami peradangan. Saat temperatur terasa rendah, angin sejuk juga dapat masuk kedalam tubuh yang membuat tubuh merasa cepat dingin. Saluran angin akan bereaksi terhadap angin sejuk ini dan terjadi peradangan. Hal ini diperparah terutama Apabila Kalian melakukan aktivitas berat atau berolahraga di ruang terbuka.

Angin yang bertukar dengan cepat dapat menyebabkan kalian merasakan angin hangat, dan dingin secara terus menerus, dan hal tersebut dapat menyebabkan inflamasi dalam tubuh yang terjadi akibat angin sejuk.

Dan apabila pemicu terjadinya asma yang kalian milii adalah serbuk sari itu, maka penyebabanya adalah angin kencang dan angin puting beliung yang menerbangkan serbuk sari ke udara.

Studi yg dipublikasikan dalam jurnal Allergy menyatakan bahwa angin terutama saat badai bisa membawa serbuk sari yg ada di tanah sehingga menyebabkan banyak penderita asma yg harus mendapat perawatan karena serangan asma.

Sakit kepala

Saat musim pancaroba, tekanan angin yang ada di sekitar akan menurun, serta tingkat kelembabpan angin tersebut meningkat secara signifikan, yang menye4babkan migrain, atau sakit kepala biasa. Menurut salah satu survei yg dilakukan kepada penderita migrain di Amerika, 53% dari mereka menyatakan bahwa salah satu pemicu dari migrain yg mereka derita merupakan perubahan cuaca.

SElain itu untuk cuaca sejuk yg cukup ekstream maupun terik matahari yang kelewat panas juga dapat menyebabkan senyawa kimia di dalam otak tidak stabil, sehingga menyebabkan sakit kepala. Selain itu dengan temperatur lingkungan yang menurun secara drastis, hal tersebut dapat menyebabkan sakit kepala, karena pembuluh darah dapat menyempit akibat temperatur tersebut.

Flu atau pilek

Research yang di selenggarakan oleh UNiversitas Yale mengabkaran bahwa penurunan temperatur walaupun hanya sedikit, dapat membuat virus flu bereproduksi lebih cepat. Selain itu, angin sejuk juga memicu perubahan pada sistem imun. Molekul in memiliki fungsi khusus dimana dapat mendeteksi virus yang ada di dalam tubuh, dan memberikan petunjuk kepada sel tubuh kita untuk membunuh virus yang ada ada di dalam sel.

Angin sejuk dapat menyebabkan terhambatnya protein penting di dalam tubuh, yang dapat berguna dalam mematikan gen di dalam virus.

Saat virus flu sudah masuk ke dalam sel di daerah nasal fossa (daerah sambungan dari lubang hidung yg terletak di tengah wajah), angin sejuk yg Kalian hirup bisa memicu virus-virus ini untuk menggandakan diri dan menyebabkan sistem kekebalan tubuh kita tidak dapat bekerja secara efisien.

Apabila angin sejuk berpengaruh pada perkembangbiakan virus dan sistem imun tubuh, maka flu yg terjadi saat perubahan angin dari sejuk ke hangat lebih dikarenakan perubahan perilaku.

Penyakit Saat Musim Pancaroba: Nyeri sendi

Walaupun belum terbukti, akan tetapi tekanan angin di udara yang menurun dapat membuat tubuh kita merasakan nyeri sendir. Kalian bisa membayangkan jaringan yg berada di sekitar persendian Kalian seperti balon. Tekanan angin yg normal akan menahan balon tersebut sehingga tidak mengembang. Tetapi tekanan angin yg rendah bisa menyebabkan balon tidak ada yg menahan, sehingga akhirnya perlahan-lahan balon atau jaringan di sekeliling persendian Kalian akan mengembang, dan inilah yg menyebabkan rasa sakit pada persendian.

Demam berdarah Dengue (DBD)

Di masa pancaroba di awal musim hujan, kasus demam berdaarah sering mengalami peningkatan. Pada tahun 2014, kasus DBD bisa ditemukan hampir di seluruh propinsi di Indonesia. Hal tersebut terjadi karena virus Dengue ini dapat bertahan hidup di iklim tropis yang terasa panas, dan dapat berkembang biak ketika musim hujan.

DBD ditularkan melalui gigitan nyamuk yg terinfeksi oleh virus dengue. Gejala dari Penyakit Saat Musim Pancaroba ini adalah seperti:

  • demam tinggi secara tiba-tiba
  • sakit kepala parah
  • nyeri di bagian belakang mata
  • nyeri otot dan sendi
  • lemas
  • mual
  • muntah
  • mudah memar
  • munculnya bintik-bintik di kulit
  • hingga perdarahan ringan di sekitar gusi dan hidung. yg perlu diwaspadai merupakan komplikasi dari DBD, yaitu perdarahan berat, syok, hingga kematian.

Untuk mengurangi terjadinya penyakit ini, kita harus mengontrol populasi dari penyebab penyakit ini. Dan untuk menghindari nyamuk berkembang biak adalah dengan memperhatikan barang yang menyebabkan kubangan air atau sejenisnya seperti:

  • kaleng
  • pot
  • atau ban bekas yg menampung air hujan

Jangan lupa untuk melakukan pencegahan dengan membersihkan tempat penampungan air seperti bak mandi dan juga tempat minuman binatan kita.

Chikungunya

Gejala penyakit yang satu ini memang mirip dengan penyakit DBD. Saat chikungunya ini terjadi pada manusia, maka terdapat beberapa gejala seperti Nyeri sendi, dan juga demam. Gejala lain, seperti:

  • sakit kepala
  • nyeri otot
  • mual
  • ruam
  • dan kelelahan
  • juga mungkin akan dirasakan.

Walau penyakit ini jarang menyebabkan kematian, salah satu gejala yang di sebabkan dan yang paling parah adalah kelumpuhan sementara.

Sebenarnya tidak ada penanganan khusus untuk chikungunya. Dokter mungkin akan memberikan obat-obatan yg bisa membantu meringankan demam dan nyeri sendi yg diderita. Untuk pemulihan, Kalian disarankan untuk beristirahat yg cukup dan banyak mengonsumsi air putih guna mencegah

Tips sehat selama musim pancaroba

Persiapkan jaket dan juga jas hujan untuk mengantisipasi perubahan cuaca yang terjadi pada hari yang sama. Tetap siapkan jaket, jas hujan, dan payung walaupun cuaca terik.

Penuhi kebutuhan asupan harian Kalian: Apabila kebutuhan gizi Kalian sehari-hari terpenuhi, maka sistem kekebalan tubuh Kalian juga bisa bekerja dengan maksimal untuk melawan penyakit yg masuk.

Konsumsi vitamin yg cukup: meskipun semua vitamin sama pentingnya bagi tubuh, tetapi salah satu vitamin yg berfungsi menjaga sistem imun merupakan vitamin C. Dengan mencukupi kebutuhan vitamin C, sistem kekebalan tubuh Kalian bisa berfungsi secara maksimal untuk melawan berbagai penyakit. Vitamin ini bisa Kalian temui secara alami di sayur dan buah seperti brokoli, jeruk, pepaya, dan mangga.

Itulah beberapa Penyakit Saat Musim Pancaroba yang dapat kalian lakukan untuk mencegah terjadinya penyakit-penyakit selama musim pancaroba.